Dalam upaya meningkatkan kesehatan dan keseimbangan gizi peserta didik, SMP Ma’arif 5 Ponorogo melaksanakan program perbaikan gizi melalui kegiatan makan telur rebus dan minum susu kedelai bersama. Kegiatan ini merupakan bagian dari gerakan sekolah sehat yang bertujuan membentuk kebiasaan makan bergizi, seimbang, dan aman di kalangan siswa.

Program ini dilaksanakan secara rutin dengan melibatkan seluruh warga sekolah, mulai dari siswa, guru, hingga tenaga kependidikan. Setiap peserta didik mendapat satu butir telur rebus dan segelas susu kedelai yang disiapkan oleh tim kantin sehat sekolah. Kegiatan dimulai pada pagi hari sebelum proses pembelajaran dimulai, dengan pengawasan dari guru dan tim kesehatan sekolah.
Kepala SMP Ma’arif 5 Ponorogo menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi langkah nyata sekolah dalam mendukung program pemerintah untuk menanggulangi permasalahan gizi di kalangan anak usia sekolah. Melalui konsumsi telur rebus dan susu kedelai, siswa mendapatkan asupan protein, vitamin, dan mineral yang penting bagi pertumbuhan fisik dan perkembangan otak. Dengan tubuh yang sehat dan gizi yang seimbang, diharapkan konsentrasi belajar siswa meningkat dan prestasi akademik pun ikut naik.
Guru UKS, Farida Nur Lutfiana, S.Pd, menjelaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya berfokus pada pemberian makanan bergizi, tetapi juga edukasi tentang pentingnya gizi seimbang. “Kami ingin menanamkan kesadaran kepada siswa bahwa makanan sederhana seperti telur rebus dan susu kedelai memiliki manfaat besar bagi kesehatan. Anak-anak juga diajak untuk lebih peduli terhadap pola makan mereka sehari-hari,” ujarnya.
Program perbaikan gizi ini disambut antusias oleh para siswa. Mereka terlihat senang dan menikmati kegiatan makan bersama yang berlangsung penuh keakraban. SMP Ma’arif 5 Ponorogo berkomitmen untuk terus melanjutkan program ini secara berkelanjutan, sebagai wujud kepedulian sekolah terhadap tumbuh kembang peserta didik yang sehat, cerdas, dan berkarakter.