Ponorogo — Dalam rangka meningkatkan kualitas pembelajaran dan kompetensi guru, SMP Ma’arif 5 Ponorogo (SMPMALIPO) menyelenggarakan kegiatan Deep Learning: Konsep Implementasi dan Penyusunan Perangkat Ajar bersama Bapak Ari Mustofa, M.Pd, selaku Pengawas Sekolah dari Dinas Pendidikan Kabupaten Ponorogo.
Kegiatan ini diikuti oleh seluruh dewan guru SMP Ma’arif 5 Ponorogo dengan penuh semangat dan antusiasme. Melalui kegiatan ini, para guru diajak untuk memahami secara mendalam konsep pembelajaran yang berpusat pada peserta didik (student-centered learning), sekaligus mempraktikkan cara menyusun perangkat ajar yang efektif dan relevan dengan kurikulum merdeka.

Dalam paparannya, Bapak Ari Mustofa, M.Pd menegaskan bahwa Deep Learning bukan sekadar metode mengajar, tetapi juga pendekatan untuk menumbuhkan pemahaman bermakna pada siswa. “Guru harus mampu menciptakan pembelajaran yang menantang, kontekstual, dan mendorong siswa berpikir kritis serta kreatif,” ujarnya.
Beliau juga memberikan panduan teknis dalam penyusunan perangkat ajar, seperti modul ajar, asesmen formatif, serta strategi pembelajaran yang selaras dengan capaian pembelajaran dan karakter peserta didik. Para guru tampak aktif berdiskusi dan berbagi pengalaman dalam mengembangkan ide-ide pembelajaran yang inovatif.
Kepala Sekolah Drs. Qomari menyampaikan apresiasi kepada Bapak Ari Mustofa atas bimbingan dan ilmu yang diberikan. “Kegiatan ini sangat bermanfaat untuk meningkatkan profesionalisme guru dan kualitas pembelajaran di SMPMALIPO,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh guru SMP Ma’arif 5 Ponorogo semakin terampil dalam mengimplementasikan pembelajaran mendalam (Deep Learning) dan mampu menciptakan suasana belajar yang menyenangkan, bermakna, serta berdampak positif bagi perkembangan peserta didik.