Ponorogo — Dalam rangka meningkatkan kompetensi dan wawasan guru terhadap pengembangan pembelajaran abad 21, guru SMP Ma’arif 5 Ponorogo (SMPMALIPO) mengikuti kegiatan Diklat Diseminasi Materi “SAINS” yang diselenggarakan di Graha Kantor PCNU Ponorogo. Kegiatan ini diikuti oleh para pendidik dari berbagai sekolah di bawah naungan LP Ma’arif NU Kabupaten Ponorogo.
Kegiatan diklat ini bertujuan untuk memperkuat kemampuan guru dalam memahami dan mengimplementasikan konsep sains yang kontekstual, inovatif, dan berorientasi pada Kurikulum Merdeka, serta mendorong penerapan pembelajaran yang menyenangkan dan bermakna bagi peserta didik.
Dalam kegiatan tersebut, para narasumber menyampaikan berbagai materi penting, mulai dari strategi pembelajaran sains berbasis proyek (Project Based Learning), penerapan literasi sains dalam kelas, hingga pemanfaatan media dan teknologi sederhana dalam pembelajaran IPA.
Guru SMP Ma’arif 5 Ponorogo yang turut hadir mengaku mendapatkan banyak wawasan baru dan inspirasi untuk diterapkan di sekolah. “Kegiatan ini membuka wawasan kami tentang pentingnya pendekatan ilmiah yang kontekstual dan mengembangkan daya berpikir kritis siswa,” ujar salah satu peserta.
Kepala Sekolah Ervina Zunaidha, S.Pd.I menyampaikan apresiasi terhadap partisipasi guru dalam kegiatan tersebut. “Kami mendukung penuh guru-guru untuk terus belajar dan berinovasi. Semoga ilmu yang diperoleh dari diklat ini bisa diimplementasikan dalam pembelajaran di kelas, sehingga memberikan dampak positif bagi siswa,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan guru-guru SMP Ma’arif 5 Ponorogo semakin profesional, kreatif, dan adaptif dalam mengembangkan pembelajaran sains yang menarik, relevan, serta membentuk karakter ilmiah dan rasa ingin tahu tinggi pada peserta didik.