Ponorogo — Dalam rangka menyambut datangnya bulan suci Ramadhan, LP Ma’arif Ranting Ngrupit bersama seluruh elemen masyarakat menggelar Pawai Ta’aruf Ramadhan yang berlangsung meriah dan penuh semangat ukhuwah Islamiyah. Kegiatan ini dimulai dari Balai Desa Ngrupit dan berakhir di depan Masjid Ar-Rohman Ngrupit, menempuh rute yang dipenuhi sorak gembira warga.
Pawai Ta’aruf diikuti oleh berbagai lembaga pendidikan dan organisasi keagamaan, di antaranya RA Ma’arif, MI Ma’arif, SMP Ma’arif 5 Ponorogo (SMP MALIPO), Fatayat NU, serta Jamaah Muslimat NU Desa Ngrupit. Setiap kelompok menampilkan kreativitasnya melalui barisan yang rapi, atribut bernuansa Islami, serta spanduk bertema Ramadhan.
Sejak pagi, peserta pawai sudah berkumpul di Balai Desa Ngrupit. Suasana tampak hidup dengan lantunan sholawat, takbir, dan yel-yel penyemangat. Iring-iringan pawai berjalan tertib di sepanjang jalan utama desa, disambut hangat oleh warga yang berdiri di pinggir jalan untuk menyaksikan kemeriahan acara.
Perwakilan LP Ma’arif Ranting Ngrupit menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan membangun kebersamaan sekaligus menghidupkan semangat menyambut Ramadhan.
“Pawai Ta’aruf ini bukan sekadar arak-arakan, tetapi bentuk syiar Islam dan ajakan kepada seluruh masyarakat untuk menyambut Ramadhan dengan hati yang bersih dan penuh kesiapan beribadah,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala SMP Ma’arif 5 Ponorogo, Ervina Zunaidha, S.Pd.I, mengapresiasi keterlibatan siswa dalam kegiatan keagamaan ini. Menurutnya, kegiatan semacam ini sangat penting untuk membentuk karakter religius dan rasa kebersamaan peserta didik.
Setibanya di depan Masjid Ar-Rohman Ngrupit, seluruh peserta pawai berkumpul untuk mengikuti doa bersama. Acara ditutup dengan tausiyah singkat yang mengingatkan pentingnya mempersiapkan diri menyambut Ramadhan dengan memperbanyak ibadah, menjaga akhlak, dan mempererat silaturahmi.
Pawai Ta’aruf ini menjadi momentum indah bagi warga Ngrupit untuk bersatu dalam semangat keislaman dan kebersamaan. Melalui sinergi LP Ma’arif, lembaga pendidikan, dan organisasi keagamaan, diharapkan semangat Ramadhan dapat benar-benar terasa di seluruh pelosok desa.