Konservasi Energi di Sekolah, Kader Adiwiyata Dinda Asih Mengajak Warga Sekolah Hemat Listrik

Ponorogo – Kesadaran akan pentingnya penghematan energi terus ditanamkan di lingkungan SMP Ma’arif 5 Ponorogo melalui berbagai program Adiwiyata. Salah satu kegiatan yang rutin dilakukan adalah konservasi energy di sekolah, yang bertujuan membangun budaya hemat energi serta meningkatkan kepedulian peserta didik terhadap kelestarian lingkungan.

Dalam kegiatan tersebut, Dinda Asih, salah satu Kader Adiwiyata SMP Ma’arif 5 Ponorogo, berperan aktif mengajak seluruh warga sekolah untuk menggunakan energi listrik secara bijaksana. Melalui kampanye hemat energi dan keteladanan dalam kehidupan sehari-hari, Dinda mengingatkan pentingnya mengurangi penggunaan listrik yang tidak diperlukan.

Berbagai langkah sederhana diterapkan dalam program konservasi energi di sekolah, seperti mematikan lampu dan kipas angin saat ruangan tidak digunakan, memanfaatkan pencahayaan alami pada siang hari, mencabut perangkat elektronik setelah digunakan, serta mengoptimalkan penggunaan energi sesuai kebutuhan. Kegiatan ini dilakukan secara konsisten sebagai bagian dari budaya peduli lingkungan yang telah menjadi ciri khas sekolah.

Menurut Dinda Asih, penghematan energi merupakan tanggung jawab bersama yang dapat dimulai dari kebiasaan-kebiasaan kecil. Dengan menggunakan listrik secara efisien, warga sekolah turut berkontribusi dalam menjaga kelestarian sumber daya alam dan mengurangi dampak lingkungan.

“Menghemat energi bukan hanya mengurangi penggunaan listrik, tetapi juga bentuk kepedulian kita terhadap lingkungan. Jika dilakukan bersama-sama, kebiasaan sederhana ini akan memberikan manfaat yang besar bagi masa depan,” ujar Dinda.

Kepala SMP Ma’arif 5 Ponorogo memberikan apresiasi atas peran aktif para kader Adiwiyata yang terus menjadi teladan bagi teman-temannya. Melalui program konservasi energi, peserta didik diajak untuk memahami pentingnya penggunaan energi secara bertanggung jawab sekaligus membangun karakter peduli lingkungan sejak dini.

Program konservasi energi merupakan salah satu implementasi nyata dari Gerakan Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup di Sekolah (GPBLHS) yang terus dikembangkan oleh SMP Ma’arif 5 Ponorogo. Selain mendukung terciptanya lingkungan sekolah yang ramah lingkungan, kegiatan ini juga menjadi sarana pembelajaran bagi peserta didik untuk menerapkan gaya hidup berkelanjutan.

Dengan semangat dan kepedulian yang ditunjukkan oleh Kader Adiwiyata seperti Dinda Asih, diharapkan budaya hemat energi dapat terus tumbuh dan menjadi kebiasaan positif bagi seluruh warga sekolah. Melalui langkah sederhana namun berkelanjutan, SMP Ma’arif 5 Ponorogo berkomitmen mencetak generasi yang peduli lingkungan, bertanggung jawab, dan siap menjaga kelestarian bumi untuk masa depan./tr

Berita Terkait