SMP MALIPO Peduli Bencana Banjir di Sumatra

Ponorogo — Sebagai wujud kepedulian dan solidaritas terhadap sesama, Smp Malipo menggelar aksi penggalangan dana untuk membantu para korban bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah di Sumatra. Kegiatan ini dilaksanakan di lingkungan sekolah dan melibatkan seluruh warga sekolah, mulai dari siswa, guru, hingga tenaga kependidikan.

Aksi penggalangan dana tersebut merupakan bentuk nyata pendidikan karakter yang ditanamkan di SMP MALIPO, khususnya nilai kepedulian sosial, empati, dan gotong royong. Sejak pagi hari, para siswa tampak antusias berpartisipasi dengan menyisihkan sebagian uang saku mereka untuk disumbangkan kepada saudara-saudara yang terdampak bencana.

Kepala Sekolah Ervina Zunaidha, S.Pd.I menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan menumbuhkan rasa kemanusiaan dan kepekaan sosial pada diri siswa.

“Melalui aksi ini, kami ingin menanamkan kepada anak-anak bahwa membantu sesama adalah bagian dari tanggung jawab moral. Meski bantuan yang diberikan tidak besar, semoga dapat meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak banjir di Sumatra,” ungkapnya.

Penggalangan dana dilakukan secara sederhana namun tertib, dengan koordinasi dari pengurus OSIS dan guru pembina. Kotak donasi disiapkan di beberapa titik strategis di lingkungan sekolah agar seluruh warga sekolah dapat berpartisipasi dengan mudah. Kegiatan ini juga disertai dengan doa bersama untuk keselamatan dan kekuatan para korban bencana.

Para siswa mengaku senang dapat ikut serta dalam aksi kemanusiaan ini. Selain melatih keikhlasan, kegiatan tersebut juga memberikan pengalaman langsung tentang pentingnya berbagi dan peduli terhadap kondisi sosial di sekitar.

Dana yang terkumpul nantinya akan disalurkan melalui lembaga resmi yang terpercaya agar dapat sampai kepada para korban bencana banjir di Sumatra. Pihak sekolah berharap bantuan tersebut dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan dasar para korban, seperti makanan, pakaian, dan perlengkapan lainnya.

Melalui kegiatan SMP MALIPO Peduli Bencana, sekolah berharap nilai-nilai kemanusiaan dapat terus tumbuh dan tertanam kuat dalam diri peserta didik. Aksi ini menjadi bukti bahwa sekolah tidak hanya berperan dalam bidang akademik, tetapi juga sebagai wadah pembentukan karakter siswa yang peduli, berempati, dan siap membantu sesama.

Berita Terkait